Jangan salahkan kau yang kini kesepian tanpa hadirku
Dulu pun ketika bintang-bintang beradu menyinarimu kau tak pernah mengingat aku
Kini ketika tak ada secercah cahaya, kau hadir lagi
Maaf aku tidak bisa
Aku telah muak dengan malam-malammu
Aku tlah berkawan dengan siang
Mataku tlah terkena rabun senja
Hangat cahaya malam kini tak mampu kueja
Aku bukan membencimu
Tapi ingin mencoba bertahan tanpa hadirmu
Mencoba membaca hati-hati yang slalu untukku
Mengunkap setiap keindahan yang ditawarkan kepadaku
Bukankah dulu kau menyuruhku mencari matahari
Walaupun sekarang aku belum menemukannya
Setidaknya aku tlah terbangun
tak terlelap dalam gelapmu
Ada tidaknya kamu, kau pernah ada
Dan menjadi katalisator dalam setiap prestasi nyata
Akan ku kenang hingga kau jera
Kuputuskan ayal tinggiku dalam cinta
Atau ku pergi lupakanmu dalam segala dera
Tidak ada komentar:
Posting Komentar